Olympia, Venue Olimpiade Kuno yang Dihias Nike sampai Hermes

0 6

Petugas pemadam kebakaran Yunani berjuang pada hari Kamis (5/8) untuk mengendalikan dua kebakaran besar yang berkobar di dekat Olympia dan di pulau Evia, saat negara itu dilanda gelombang panas yang memecahkan rekor.

Lebih dari 170 petugas pemadam kebakaran, sekitar 50 truk, enam helikopter dan pesawat pengebom air dikerahkan di dekat situs arkeologi kuno, tempat kelahiran ajang olahraga Olimpiade, di semenanjung Peloponnese.

Setelah menghancurkan sekitar 20 rumah, “bagian depan api sekarang menuju ke Lalas,” daerah pegunungan berhutan di barat laut Olympia, kata pejabat setempat Nektarios Farmakis kepada kantor berita ANA.

Warga dan wisatawan di Olympia – yang biasanya dipenuhi turis pada momen wisata musim panas seperti pada tahun ini – serta enam desa terdekat telah dievakuasi sehari sebelumnya.

Sejumlah petugas pemadam kebakaran juga berjuang untuk menahan kobaran api di Evia, sekitar 200 kilometer timur Athena.

Setidaknya 150 rumah hancur di pulau itu saat api mengelilingi sebuah biara dan selusin desa.

Dua desa lagi dievakuasi pada Kamis pagi, ANA melaporkan.

Wali Kota Mantoudi, Giannis Tsapourniotis, mengatakan api bergerak di empat titik, dengan satu yang sangat sulit dikendalikan di dekat Biara Saint David.

Pada hari Kamis, angin kencang menyulitkan pesawat pemadam kebakaran untuk mencapai kobaran api, dengan visibilitas yang buruk karena asap tebal, kata ANA.

Pemadam kebakaran mengatakan Kamis bahwa mereka harus menangani 92 kebakaran hutan selama 24 jam terakhir, di atas 118 dari hari sebelumnya.

“Kami sedang berperang melawan para raksasa,” kata wakil menteri perlindungan sipil Nikos Hardalias kepada wartawan.

“Yang paling sulit masih akan datang.”

Negara tetangga Turki juga menderita kebakaran terburuk dalam setidaknya satu dekade, merenggut nyawa delapan orang dan memaksa ratusan orang mengungsi di daerah selatan yang merupakan destinasi wisata populer saat musim panas.

Para ahli telah memperingatkan bahwa pemanasan global meningkatkan frekuensi dan intensitas kebakaran tersebut.

Loading...